You are here:   User Profile
Register   |  Login
sufigirl

Without a little dancing
there's no disappearing.

Rumi

   Minimize
Profile Avatar
FreemanSomer
Al. Rejtana Tadeusza 88
Rzeszow, NA 35-326
Poland
67 780 41 21 https://cuck.wiki/index.php/User:KarissaTyc *******
Permainan Adu Ayam Melibatkan Dua Ayam Jantan yang dilatih dengan baik sehingga dapat memenangkan pertarungan ,  Permainan senantiasa melibatkan sebuah \"taruhan\". Site Sebagai Web Resmi Sabung Ayam Filipina , Sabung Ayam Ialah Kesibukan Mengadukan Kedua Ayam Jantan di Dalam 1 Gelanggang.

SITE SEBAGAI SITUS RESMI SABUNG AYAM FILIPINA

S128. SEJARAH SABUNG AYAM DI INDONESIA
Permainan Sabung Ayam di Indonesia sebenarnya bukanlah hiburan semata bagi masyarakat, tetapi yaitu sebuah cerita kehidupan baik sosial, kebiasaan ataupun politik.

Dua ekor ayam itu bertanding dengan gagah berani. Langsung Seperti apakah skor Aktivitas Sabung Ayam Menurut Masing - Masing Kawasan ? Tetapi dalam sekejap, ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja. Sebagian pemirsa bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras serta ayamnya. Pada akhirnya raja mengaku kedahsyatan ayam Cindelaras serta tahu kalau Cindelaras tidak lainnya yakni putranya sendiri yang lahir dari permaisurinya yang terbuang sebab iri iri sang selir.

SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU BALI
Riwayat Sabung di Pulau Bali permainan sabung ayam disebut Tajen. Aktivitas Sabung Ayam ini telah lama muncul semenjak jaman kuno , Bisa diperkirakan Budaya ini telah ada Semenjak Sebelum Masehi. Tajen berasal-usul dari tabuh rah, salah satunya yadnya (upacara) dalam penduduk Hindu di Bali. SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU JAWA
Permainan Sabung Ayam di pulau Jawa datang dari folklore (narasi rakyat) Cindelaras yang memiliki ayam sakti serta diundang oleh raja Jenggala, Raden Putra untuk mengadu ayam.

Yadnya ini rentetan dari upacara yang sarananya mengaplikasikan hewan kurban, seperti ayam, babi, itik, kerbau, serta beberapa type binatang peliharaan lainnya. Ayam Cindelaras diadu dengan ayam Raden Putra dengan satu prasyarat, seandainya ayam Cindelaras keok karenanya dia bersedia kepalanya dipancung, tapi kalau ayamnya menang jadi 1/2 kekayaan Raden Putra jadi punya Cindelaras.

Persembahan itu dilakukan melewati cara nyambleh (leher kurban dipotong setelah dimanterai). Waktu itu mengaplikasikan arti menetak gulu ayam. Arahnya mulia, yaitu mengharmoniskan jalinan manusia dengan bhuana agung. Perang sata ialah pertempuran ayam dalam serangkaian kurban suci yang dilakukan tiga partai (telung perahatan), yang melambangkan penciptaan, pemeliharaan, serta pembinasaan dunia.

Perang sata ialah lambang perjuangan hidup

Istiadat ini telah lama ada, pun juga semenjak jaman Majapahit. Tabuh rah yang sering diadakan dalam serangkaian upacara Butha Yad-nya juga banyak dimaksud dalam beberapa lontar. Bathara Siwa membikin yoga, waktu itu keharusan manusia di bumi memberikan persembahan, lalu diselenggarakan pertempuran ayam serta dilaksanakan Nyepi satu hari.

Awal awalnya juga dilaksanakan ngider serta perang sata dengan peralatan kemiri, telor, serta kelapa. Sedang dalam lontar Yadnya Prakerti dibeberkan, pada ketika hari raya diselenggarakan pertempuran suci umpamanya pada bulan kesanga patutlah membuat pertempuran ayam tiga sehet dengan perlengkapan upakara.

Pada akhirnya tabuh rah merembet ke Bali yang bermula dari pelarian beberapa orang Majapahit, seputar tahun 1200. Bukti tabuh rah adalah serangkaian dalam upacara Bhuta Yadnya di Bali semenjak jaman purba ikut serta didasarkan dari Prasasti Batur Abang I tahun 933 Saka serta Prasati Batuan tahun 944 Saka. SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU SULAWESI
Dalam kebudayaan Bugis sendiri sabung ayam yakni kebudayaan telah merekat lama.

Sama dengan beberapa aktivitas lainnya yang dikerjakan penduduk Bali dalam melaksanakan ritual, khususnya yang berhubungan dengan penguasa jagad, tabuh rah memiliki dasar yang bergantung pada dasar sastra. Sampai Raja Gowa XVI, I Mallombasi Daeng Mattawang Sultan Hasanuddin, digelari "Haaantjes van het Oosten" yang bermakna "Ayam Jantan dari Timur. Sejarah sabung ayam di pulau bali
Semisal, dalam lontar Siwa Tattwapurana yang diantaranya mengatakan, dalam tilem kesanga (waktu bulan benar-benar tidak nampak pada bulan ke-9 penanggalan Bali).

Dalam kitab La Galigo dikisahkan seandainya tokoh penting dalam epik mitik itu, Sawerigading, kesukaannya menyabung ayam. Yang diberikan kurban ialah Sang Dasa Saat Bumi, karena apabila tidak, celakalah manusia di bumi ini.

Dulu, orang tak disebut pemberani (to-barani) apabila tak memiliki rutinitas minum minuman beralkohol (angnginung ballo), judi (abbotoro’), serta massaung manu’ (beradu ayam), serta untuk mengatakan keberanian orang itu, lazimnya dibanding atau diasumsikan dengan ayam jantan sungguh-sungguh berani di kampungnya (di negerinya), seperti "Buleng – bulengna Mangasa, Korona Mannongkoki, Barumbunna Pa’la’lakkang, Buluarana Teko, Campagana Ilagaruda (Galesong), Bakka Lolona Sawitto, dan lain-lain.

Sejarah sabung ayam di pulau Sulawesi
Pada tahun 1562, Raja Gowa X, I Mariogau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga Ulaweng (1548 – 1565) membikin kunjungan resmi ke Kerajaan Bone serta diterima menjadi tamu negara. (Manu Bakkana Bone Versus Jangang Ejana Gowa).

Gilbert Hamonic mengatakan seandainya tradisi bugis kental dengan mitologi ayam. Alhasil tamu negara itu disemarakkan dengan acara ’massaung manu’. Ketidakhadiran seputar begitu penting yang sedikit disibak dalam buku riwayat ialah bukti jikalau permulaan pertikaian serta perang pada dua negara adikuasa, penguasa semenanjung barat serta timur jazirah Sulawesi Selatan, Kerajaan Gowa serta Bone dengan dimulai "Massaung Manu".

Berdasarkan M Farid W Makkulau, Manu’(Bugis) atau Jangang (Makassar) yang bermakna ayam, ialah kata yang semacam itu lekat dalam kehidupan penduduk Bugis Makassar. Taruhan Raja Gowa 100 katie emas, tengah Raja Bone sendiri mempertaruhkan segala orang Panyula (satu kampong). Tragedi ini diperhatikan menjadi peristiwa siri’ oleh Kerajaan Gowa. Arena, Ayam sabungan Gowa yang berwarna merah (Jangang Ejana Gowa) mati terbunuh oleh ayam sabungan Bone (Manu Bakkana Bone).

Sabung ayam pada dua raja penguasa semenanjung timur serta barat ini bukan sabung ayam awam, melainkan lomba kesaktian serta kharisma. Di lainnya pihak, kemenangan Manu Bakkana Bone tempatkan Kerajaan Bone dalam daerah psikis yang kuat pada kerajaan – kerajaan kecil yang terdapat di sekelilingnya.

Oleh Raja Gowa, Daeng Bonto ajak Raja Bone La Tenrirawe Bongkange’ bertaruh dalam sabung ayam itu. Registrasi utama Dari Mendapat yakni anda mempunyai data nama rekening , nomor rekening , dan nomor telepon yang bisa dihubungi sehingga kami bisa memberikan isu berkaitan deposit & withdraw dan Update Promo terkini kami. Kematian ayam sabungan Raja Gowa ialah kejadian kekalahan kesaktian serta kharisma Raja Gowa oleh Raja Bone, hingga Raja Gowa Daeng Bonto terasa terpukul serta malu.

Efek positifnya, tak lama setelah peristiwa sabung ayam itu lantas kerajaan – kerajaan kecil di tentang Kerajaan Bone mengatakan diri masuk tanpa atau dengan desakan militer, seperti Gelanggang Ale, Awo, Teko, dan negeri Tellu Limpoe

CARA MENDAFTAR PERMAINAN SABUNG AYAM S128
Untuk Mendaftar Permainan Sabung Ayam Online di S128 , Sangatlah mudah anda cuma perlu menghubungi  Customer Service kami yang online setiap hari 7 x 24 Jam , dan melakukan konfirmasi pendaftaran sehingga anda mendapatkan user id Resmi Dari Filipina.

Untuk Langsung Bantuan Dari Customer Service S128 Resmi , Anda dapat klik gambar dibawah ini kami siap menolong anda jika anda mengalami kesulitan.